test
<p> test</p>
Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.
<p> test</p>
Sebagai sebuah profesi, seorang auditor dituntut memiliki kompetensi dan independensi terutama berkaitan dengan pemberian opini auditor. Dalam suatu pemeriksaan, suatu entitas bisnis dianggap akan berlangsung terus keberadaannya. Meskipun demikian, auditor memiliki tanggung jawab untuk mengevaluasi apakah entitas bisnis tersebut memiliki kemampuan going concern untuk suatu periode yang beralasan, yang tidak melebihi satu tahun setelah laporan keuangan diperiksa. Buku ini hadir untuk memberikan gambaran kepada pembaca tentang bagaimana kualitas audit seorang auditor. Oleh karena itu, buku ini cocok untuk pembaca yang peduli tentang kualitas audit, terutama para mahasiswa ekonomi akuntansi.
Judul : DASAR–DASAR AKUNTANSI ISLAMIC VIEW Penulis : Assoc. Prof. Dr. Zulhelmy, S.E., M.Si., Ak, CA.,ACPA Dr. Suhendi, SE., MA Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 215 Halaman No ISBN : 978-623-6233-99-3 Akuntansi sejak masa lalu hingga saat ini masih berperan sangat penting dalam mewujudkan transfaransi dan akuntabilitas. Akuntansi tidak hanya sekedar teknis pencatatan atau penjurnal hingga menghasilkan laporan keuangan, akan tetapi lebih dari itu yakni sebagai alat pengambilan keputusan bagi semua pihak yang berkepentingan. Dalam perkembangan dunia bisnis modern pun seperti adanya teknologi keuangan berbasis digital (digital based finance technology), tidak menghilangkan peran akuntansi sebagai alat pengambilan keputusan. Bagaimanapun juga sehebat-hebatnya teknologi tidak akan mampu menggantikan akal manusia (logical reasoning). Buku ini hadir dalam rangka memberikan sumbangan pengetahuan bagi para peminat di bidang akuntansi khususnya dalam pondasi pengetahuan dasar akuntansi. Mulai dari sejarah akuntansi hingga siklus akuntansi baik perusahaan jasa maupun perusahaan dagang. Uniknya buku ini meskipun dianggap dasar-dasar akuntansi akan tetapi memberikan gambaran umum tentang Akuntansi dari sudut pandang Islam (Islamic view). Buku ini juga memberikan kritikan terhadap sejarah akuntansi yang didominasi oleh pandangan barat (Conventional view) yang mengatakan bahwa akuntansi berasal dari Eropa. Contoh-contoh kasus yang diberikan baik perusahaan jasa maupun perusahaan dagang juga berbasis Islamic view, yakni bebas riba, seperti hutang piutang yang menggunakan bunga yang merupakan bagian dari riba. Buku ini diharapkan menjadi pegangan para peminat ilmu akuntansi, khususnya mahasiswa program studi Akuntansi S1. Semoga buku ini memberikan manfaat terutama dalam khasanah ilmu pengetahuan di bidang akuntansi Islam (Islamic accounting).